PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN MIKROHIDRO BERKELANJUTAN
Keywords:
Microhidro, Berkelanjutan, HidrologiAbstract
Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan industri. Ketersediaan energi fosil di Indonesia terbatas untuk perlu solusi energi alternatip ramah lingkungan atau green energy. Ratifikasi Nasional Protokol Kyoto tentang energi baru terbarukan, maka Indonesia merencanakan kenaikan prosentasi EBT mencapai 31 % pada tahun 2050. Berdasarkan data dan kondisi bahwa potensi mini dan mikrohidro pada saluran irigasi belum dimanfaatkan secara optimal, disisi lain mikrohidro eksisting belum juga dimanfaatkan secara optimal dan terpadu baik dalam pengelolaan dan pengembangannya, sehingga perlu model mikrohidro pada saluran irigasi yang terpadu dan berkelanjutan berbasis komunitas. Menemukan model pengembangan mikrohidro Pada saluran irigasi sebagai energi berkelanjutan berbasis komunitas terpadu. Peran serta masyarakat dalam mengelola mikrohidro sangat penting, keberlanjutan mikrohidro ditentukan oleh
keikutsertaan masyarakat mulai dari identifikasi awal sampai dengan pengembangan semua aspek terkait, masyarakat pengelola mikrohidro membutuhkan pendampingan dan keterlibatan unsur akademisi, pemerintah, bisnis, dan informasi teknologi. Peran serta masyarakat da unsur lainnya secara terpadu melalui model sistem Pola Spiral Cycle Microhydro Community System (SCMCS) yang telah berhasil meningkatkan mikrohidro berkelanjutan dengan aspek Teknik, aspek sosial ekonomi, aspek lingkungan dan aspek kelembagaan Komunitas Mikrohidro Terpadu Indonesia (KMTI)
Kedungrong.
ISBN: 978-623-6436-95-0
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Masrur Alatas, MTh. Sri Budiastuti, Totok Gunawan, Prabang Setyono, Sunarto, Trisni Utami, Gunawan Sumodiningrat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

