Sajak yang menolak pagar
Keywords:
Sajak, yang menolak, pagarAbstract
Kata-kata adalah ruang tempat rasa menemukan rumah. Buku kumpulan puisi karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ini merupakan himpunan suara, rasa, dan imajinasi yang dituangkan melalui keindahan bahasa. Setiap puisi menjadi representasi cara mahasiswa memandang kehidupan, merasakan berbagai peristiwa, dan menerjemahkan pengalaman ke dalam larik-larik yang penuh makna. Di dalam buku ini, pembaca akan menemukan beragam tema yang dekat dengan kehidupan manusia: tentang cinta dan kasih sayang, keluarga, persahabatan, kerinduan, perjuangan. pendidikan, alam, impian, kehilangan, hingga harapan akan masa depan. Ada puisi yang lahir dari sebuah kenangan, tumbuh dari kegelisahan, hadir dari kebahagiaan, atau tercipta dari peristiwa sederhana yang menyentuh hati. Keragaman tema dan gaya penulisan menjadi kekuatan fersendiri dalam kumpulan puisi ini. Setiap mahasiswa memiliki cara yang berbeda dalam memandang dunia. Ada yang memilih kata-kata sederhana untuk menyampaikan rasa yang dalam, ada yang menggunakan metafora untuk menyembunyikan makna, dan ada pula yang menghadirkan puisi sebagai ruang untuk menyuarakan harapan serta kegelisahan. Buku ini bukan sekadar kumpulan kata yang disusun menjadi bait dan larik. Di dalamnya terdapat proses belajar untuk mengamati, merasakan, membayangkan, dan kemudian mengungkapkan. Menulis puisi menjadi perjalanan kreatif yang mengajarkan mahasiswa bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk menyampaikan emosi. membangun imajinasi, serta menghadirkan makna. Sebagai mahasiswa PGSD yang kelak menjadi guru sekolah dasar, kemampuan berliterasi dan bersastra memiliki arti penting. Karya-karya dalam buku ini menjadi salah satu bentuk upaya menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra sekaligus mengembangkan kreativitas calon pendidik.
Editor: Dr. Atrianing Yessi Wijayanti, M.Pd
QRCBN: 62-415-2820-180
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Nuri Azhar, Septya Angelina , Farrel Najwa Khoiru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

