Leisure dan pemberdayaan lansia: pendekatan terapi okupasi berbasis komunitas
Keywords:
Leisure, Pemberdayaan Lansia, Terapi OkupasiAbstract
Di dalam praktik Terapi Okupasi, aktivitas leisure (rekreasi atau pemanfaatan waktu senggang) bukan sekadar pengisi waktu kosong, melainkan elemen okupasional vital yang mampu menstimulasi fungsi kognitif, fisik, serta interaksi sosial lansia. Buku ini berupaya membedah bagaimana kegiatan leisure yang dirancang secara terstruktur dan adaptif dapat menjadi sarana efektif dalam proses pemberdayaan lansia. Dengan mengintegrasikan kerangka teori psikososial, konsep adaptasi aktivitas, hingga strategi regulasi diri (Selection, Optimization, and Compensation), buku ini menawarkan panduan konseptual sekaligus praktis untuk mempertahankan kesejahteraan dan integritas ego di usia lanjut. Keunikan dan fokus utama buku ini terletak pada penerapan pendekatan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM) atau Community-Based Rehabilitation. Pendekatan ini menekankan pentingnya pelibatan lingkungan terdekat termasuk keluarga, kader kesehatan, dan komunitas local dalam menciptakan ekosistem yang mendukung lansia. Melalui sinergi berbasis komunitas, intervensi terapi okupasi tidak hanya terpusat di fasilitas pelayanan kesehatan formal, melainkan dapat diakses secara inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan konteks budaya serta kebutuhan personal setiap lansia.
Editor: Aniek Puspitosari, M.P.H
ISBN: 978-634-262-288-9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ninik Nurhidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

