MEMASTIKAN KEBERLANJUTAN BISNIS: MENGELOLA RISIKO OPERASIONAL BANDROS BARSA, BANDROS ATA, DAN BANDROS SUDIRMAN
Keywords:
Keberlanjutan Bisnis, Manajemen Risiko, UMKM BandrosAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, tidak hanya dalam penciptaan lapangan kerja, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal. Namun, di tengah kontribusi yang besar, UMKM sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan operasional yang mengancam keberlangsungan bisnis mereka. Risiko operasional—mulai dari ketidakstabilan pasokan bahan baku, keterbatasan sumber daya manusia, hingga dinamika pasar—menjadi faktor kritis yang perlu dikelola secara sistematis agar UMKM dapat bertahan, beradaptasi, dan berkembang. Pembahasan ini berfokus pada tiga pelaku usaha bandros di Sukabumi, yaitu Bandros Atta, Bandros Sudirman, dan Bandros Barsa, sebagai studi kasus untuk menganalisis risiko operasional yang dihadapi serta strategi manajemen risiko yang dapat diterapkan. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis kualitatif, pembahasan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai titik-titik rawan operasional serta langkah-langkah mitigasi yang praktis dan aplikatif bagi UMKM sejenis.
Editor: Assoc Prof Dr. Gustian Djuanda, S.E., MM
QRCBN: 62-415-2779-776
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhamad Ridwan Fauzi, Muhamad Rizki Ramadhan, Bagus Bambang Sadiwo, Gustian Djuanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

