PENGAWASAN KUALITAS UDARA DALAM GEDUNG
Keywords:
Kualitas, Udara, GedungAbstract
Kualitas udara dalam suatu ruangan merupakan faktor yang signifikan yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan tenaga kerja. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara yang tidak memenuhi syarat menyebabkan biaya tinggi yang meliputi biaya pemeliharaan kesehatan langsung, kerusakan bahan dan peralatan serta biaya kehilangan produksi. Kualitas udara yang rendah dalam suatu bangunan berhubungan erat terhadap terjadinya problem Sick Building Syndrome, menurut WHO sebagai suatu komplain yang tidak spesifik ditandai dengan frekuensi tinggi dari gejala
iritasi pada mata, hidung, tenggorokan dan saluran nafas bagian bawah, reaksi kulit, kepenatan, pusing atau sakit kepala diantara orang yang tinggal dalam satu bangunan tertentu. Faktor manusia memegang peranan penting pada masalah keselamatan dan kesehatan pekerja dengan memperhatikan lingkungan fisiknya termasuk kualitas udaranya dalam ruang kerjanya. Beberapa jenis kontaminan atau bahan pencemar yang sering dapat menurunkan kualitas udara dalam suatu ruang kerja, yaitu : Karbon Dioksida (CO2), Formaldehid, Ozon (O3), Partikel-partikel dalam udara ruang kerja, Produk hasil Pembakaran dan Pencemaran Mikrobiologi. Buku ini menyajikan beberapa hal berkaitan dengan pengawasan kualitas udara dalam Gedung, antara lain meliputi Debu atau Partikulat, Bahan Kimia, Radiasi, Tekanan Panas, Kebisingan Kesehatan Kerja, Ergonomi, Metode Pengukuran yang bisa dilakukan.
ISBN: 978-623-5488-95-0
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Imam Santoso, Juanda, Ahmad Dahlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

